BSSN: Tidak ada kebocoran data pada aplikasi eHAC!



Pemerintahan Indonesia khususnya Kementerian Kesehatan dan BSSN sedang mendapatkan sorotan tajam oleh publik. Aplikasi eHAC yang dikembangakan oleh Kementerian Kesehatan diduga mengalami kebocoran data sebesar 1,3 Juta. Hal ini diungkapkan pertama kali oleh perusahaan asing yaitu vpnMentor.


Electronic-Health Alert Card (eHAC) Indonesia merupakan aplikasi tes dan pelacakan yang dibuat khusus untuk dapat menekan penyebaran Covid-19 di Indonesia. Aplikasi ini wajib digunakan oleh para wisatawan dari negara ataupun wilayah yang terjangkit virus Covid-19.


Lebih lanjut, dugaan ini telah diinformasikan oleh vpnMentor sejak 22 Juli 2021 kepada Kementerian Kesehatan, tetapi tidak ada tanggapan berarti. Sejak terungkapnya dugaan ini, masyarakat Indonesia kembali meradang. Dikarenakan ini bukanlah kasus pertama kali yang terjadi di Indonesia. Terlebih di tahun yang sama, lebih dari 279 juta data BPJS bocor dan diperjualbelikan di forum hacker. Ada banyak macam reaksi yang dikeluarkan oleh masyarakat terutama di social media twitter.






Dikutip dari uzone.id, vpnMentor hanya memberikan informasi perihal adanya indikasi dan dugaan kebocoran dari celah keamanan yang ada di dalam aplikasi tersebut. Pihak vpnMentor menjelaskan bahwa tim-nya tidak sengaja menemukan celah tersebut ketika melakukan proyek pemetaan web secara luas. Dari hasil tersebut, ditemukan bahwa database eHAC yang terbuka secara luas.


"Tim peneliti vpnMentor menemukan database yang terbuka sebagai bagian dari proyek pemetaan web. Peneliti kami melakukan pemindaian berskala besar untuk mencari penyimpanan data yang tidak aman, yang berisi informasi yang tidak boleh terekspos. Kami tidak pernah melakukan penelitian secara sengaja dengan menargetkan institusi tertentu," ujar Lisa, salah satu tim riset vpnMentor pada uzone.id, Jumat, 3 September 2021.


Juru bicara BSSN, Anton Setiawan menuturkan bahwa tidak ada indikasi kebocoran data pada aplikasi eHAC. Lalu, ia menjelaskan juga vpnMentor hanya memberikan informasi perihal "kemungkinan celah keamanan" yang terdapat pada aplikasi tersebut.


"Apa yang terjadi saat ini bukan terkait kebocoran data. Ini adalah bagian dari proses, kalau dari keamanan siber, kita mengenalnya sebagai threat information sharing dimana pihak yang mempunyai concern soal keamanan siber saling bertukar informasi," tuturnya dalam konferensi pers bersama Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Rabu, 1 September 2021.


Namun, pernyataan tersebut mendapatkan reaksi keras oleh Pakar Keamanan Siber, Alfons Tanujaya yang menyebut vpnMentor dapat diproses secara hukum diakibatkan menyebarkan berita bohong. Dan mengkritik integritas mereka dalam pengetahuan Teknologi Informasi, khususnya keamanan data dan siber.


"Padahal kalau memang pernyataan BSSN itu benar, harusnya VPNmentor diproses hukum karena menyebarkan informasi yang tidak benar dan menjelekkan pemerintah Indonesia karena aplikasi Covid-19-nya mengalami kebocoran data yang masif," kata Alfons, dalam keterangannya pada Liputan6.com.


Dengan indikasi dan dugaan ini pula membuat Tim Prima Cyber Solusi melakukan penelitian mengenai kemungkinan data yang telah bocor menggunakan platform DarkTracer. Apa guna DarkTracer? Platform ini dapat mencari dan mendapatkan data yang bocor dari dalam Deep Web dan Dark Web hanya dengan menggunakan keywords yang sesuai. Selain itu, DarkTracer juga dapat melakukan monitoring terhadap kegiatan geng hacker yang sering ada meresahkan perusahaan.


Hasil penelitian dan penelusuran yang dilakukan oleh Tim Prima Cyber Solusi menemukan hasil nihil (hingga hari ini tulisan kami dipublish). Tidak ada hasil yang menunjukan bahwa data eHAC ada di dalam Deep Web dan Dark Web.


Penggunaan DarkTracer merupakan solusi unggulan yang dapat Prima Cyber Solusi berikan kepada perusahaan Anda. Dengan penggunaan platform ini, perusahaan Anda dapat melakukan kegiatan monitoring secara berkala dan menemukan indikasi kebocaran data yang terjadi pada perusahaan Anda. Hubungi segera sales@primacs.co.id untuk informasi lebih lanjut dan dapatkan free trial khusus untuk bulan ini.


Sources:

3 views0 comments