top of page

Bahaya dan Risiko Menggunakan Koneksi Wifi Publik Tanpa Tindak Pengamanan


ilustrasi cyber security - PCS
Ilustrasi Cyber Security

Dalam era konektivitas digital yang semakin meluas, penggunaan wifi pada tempat publik menjadi umum di tempat-tempat seperti kafe, bandara, atau pusat perbelanjaan. Meski memberikan kenyamanan akses internet, penggunaan wifi publik tanpa tindakan keamanan yang memadai dapat membawa potensi risiko keamanan yang serius, berikut penjelasan bahaya wifi publik yang wajib kamu perhatikan.

Bahaya Wifi Publik atau Wifi Umum

Menurut data, di Indonesia selama 5 tahun terakhir mencapai di angka 34.622 dan masih ada kemungkinan untuk terus bertambah. Hal ini disebabkan oleh banyak hal salah satunya adalah penggunaan wifi publik atau phishing web.


Lalu, apa saja yang menjadi risiko dari penggunaan wifi publik? berikut adalah risiko yang kemungkinan terjadi diakibatkan dari bahaya wifi publik.


  1. Sniffing Data Sniffing data atau pencurian data merupakan risiko yang pertama dari penggunaan wifi publik. Biasanya, penyerang atau attacker menggunakan teknik sniffing untuk mencuri data pribadi seperti informasi keuangan, informasi kata sandi (password).

  2. Man-in-the-middle (MITM) Attacks MITM Attacks memungkinkan penyerang untuk menyusup ke komunikasi antara dua pihak yang berkomunikasi, mengakses data secara tidak sah, atau memanipulasi informasi yang dikirim.

  3. Pembajakan (Hijacking) Penyerang atau attackers dapat mencoba membajak sesi login kamu, memberikan mereka akses tanpa izin ke akun-akun online yang kamu akses saat menggunakan wifi publik.

  4. Serangan Phishing Jaringan wifi publik dapat digunakan sebagai platform untuk meluncurkan serangan phishing, menyebarkan situs palsu atau malware untuk mencuri informasi login.

Langkah Perlindungan Dari Bahaya Wifi Publik yang Dapat Kamu Ambil Adalah:

  1. Gunakan Virtual Private Network (VPN) Salah satu fungsi yang sangat berguna adalah VPN menyediakan enkripsi data yang dapat menjaga kemanan informasi yang kamu kirimkan atau anda terima melalui jaringan wifi publik sehingga kamu terhindar dari bahaya wifi publik.

  2. Update Perangkat Lunak (software) Secara Berkala Pastikan bahwa aplikasi atau perangkat lunak (software) kamu tetap update dengan versi terbaru, karena biasanya ketika suatu aplikasi atau perangkat lunak (software) melakukan update versi terbaru, mereka akan memperbaiki sistem kemanan mereka ke versi terbaru.

  3. Nonaktifkan Perangkat Sharing Ketika tidak diperlukan dan sedang terhubung dengan wifi publik, alangkah baiknya kamu menonaktifkan perangkat sharing file seperti printer untuk meminimalisir akses tidak sah.

  4. Gunakan Koneksi HTTPS Pastikan ketika kamu mengakses suatu laman website tertentu, laman tersebut sudah menggunakan enkripsi data HTTPS, terutama ketika kamu diminta akses untuk login atau aktivitas penting lainnya.

Dengan meningkatkan kesadaran akan potensi risiko dan bahaya wifi publik dan mengambil langkah-langkah perlindungan yang tepat, kamu dapat menikmati koneksi wifi publik tanpa meninggalkan diri terbuka terhadap ancaman keamanan yang mungkin timbul. Jangan remehkan bahaya login wifi publik secara sembarang, dan lindungi diri kamu dari potensi risiko yang dapat merugikan.

Commentaires


bottom of page