Ketahui Jenis-Jenis Malware, Untuk Meningkatkan Keamanan Perusahaan

Updated: Aug 13



Di dunia terdapat banyak sekali Malicious Software atau Malware yang sering digunakan oleh hacker dalam melakukan aksinya, mulai dari virus, trojan, spyware, adware hingga ransomware. Sebenarnya, apa sih Malware itu? Malware merupakan sistem, program ataupun aplikasi yang dibuat dengan tujuan tertentu. Tetapi dalam kasus ini, adalah kejahatan. Malware sangat berbahaya dan tidak diinginkan, dikarenakan dapat merugikan perusahaan dengan merusak sebuah sistem komputer, sehingga dapat mencuri hingga merusak data dan informasi yang rahasia. Melihat dari tujuannya, seluruh Malware digunakan dalam tujuan kejahatan. Tetapi perusahaan perlu mengetahui jenis-jenis dari Malware.


Menilik dari jenis-jenisnya tentu saja sangat berbeda. Hal ini patut diketahui oleh para pemilik, pemangku kepentingan dan divisi IT dari sebuah perusahaan. Dikarenakan dengan mengetahui jenis-jenis Malware, perusahaan ataupun tim yang berfokus pada Cyber Security dapat mengambil langkah yang tepat dalam pencegahan dan juga investigasi. Berikut Prima Cyber Solusi sajikan rangkuman mengenai jenis-jenis Malware yang perlu diketahui;

  • Virus: Nah ini, yang sering diucapkan oleh pengguna komputer di Indonesia. "Duh komputernya kena virus nih!". Virus ini merupakan salah satu jenis Malware yang dapat memanipulasi, menginfeksi hingga merusak suatu program endpoint. Jangan salah, Virus ini dapat menyebar dan menyalin dirinya sendiri kedalam program endpoint loh! Sehingga membuat endpoint menjadi lebih lamban.

  • Worms: Cacing jahat dalam dunia siber ini dapat mengandakan dirinya sendiri dan menyebar kepada seluruh sistem komputer dengan memanfaatkan kelemahan jaringan perusahaan nih! Apabila endpoint telah terinfeksi worms, daya penyimpanan endpoint akan semakin berkurang.

  • Sypware: Malware yang sangat luar biasa bahaya dan pengaruhnya. Dikarenakan Malware ini digunakan untuk memata-matai ke endpoint sehingga dapat merekam segala tindak-tanduk yang dilakukan pada endpoint tersebut. Contoh paling berbahaya adalah Spyware Pegasus dari NSO Group yang membuat Boss Whatsapp marah.

  • Trojan: Sistem, program ataupun aplikasi yang terlihat "baik dan "aman", tetapi di dalamnya terdapat program yang dapat mengambil dan merusak data ataupun informasi perusahaan. Perlu diketahui, program ini bisa diaktifkan kapan saja dan sulit di deteksi.

  • Adware: Kalian pernah kan, membuka sebuah situs tetapi tiba-tiba ada sebuah iklan? Sama halnya dengan ini, Adware. Walaupun tidak terlihat berbahaya, jenis Malware ini dapat memperlambat kinerja endpoint kalian loh. Apabila melambat, tentu saja produktifitas menurun secara signifikan.

  • Ransomware: Malware yang paling bahaya, dikarenakan jenis Malware ini dapat menghalangi akses kepada sebuah endpoint ataupun file. Tujuan dari menghalangi akses tersebut adalah untuk mengenkripsi seluruh data, informasi dan perangkat dari target, sehingga mendapatkan waktu untuk dapat mencuri seluruh kebutuhan mereka.

Perusahaan perlu menerapkan dan mengimplementasikan sebuah keamanan yang dapat meminimalisir segala jenis bentuk Malware dan memaksimalkan kinerja dari pada karyawan untuk dapat meningkatkan produktifitas perusahaan. Cyber Security merupakan jawabannya. Dengan mengimplementasikan sebuah Cyber Security, perusahaan dapat meminimalisir kerugian finansial dan kepercayaan konsumen.


Sangat penting untuk menjaga kerugian dari sisi finansial perusahaan diakibatkan kasus peretasan ini. Dikarenakan biasanya, apabila hacker telah melakukan peretasan terhadap sebuah perusahaan. Mereka akan meminta “biaya tebusan” kepada pihak perusahaan dengan biaya yang tidak besar. Kerugian yang akan terjadi imbas dari lemahnya Cyber Security adalah citra baik perusahaan atau kepercayaan konsumen.


Dengan tidak adanya implementasi Cyber Security, konsumen melihat bahwa perusahaan tidak memberikan garansi keamanan pada mereka. Sehingga, konsumen secara tidak langsung memiliki asumsi buruk hingga mencap perusahaan tidak dapat dipercaya. Dari sisi marketing, ini menjadi penting sebab hasil dari berkembangnya suatu perusahaan adalah kepercayaan. Apabila konsumen sudah tidak percaya kepada perusahaan tersebut, maka perusahaan akan sulit untuk dapat berkembang dan mendapatkan konsumen baru.


Maka dari itu Prima Cyber Solusi datang memberikan penawaran dan solusi yang menarik untuk dapat menunjang produktifitas, meminimalisir segala bentuk ancaman dan memaksimalkan keamanan perusahaan. Selain itu Prima Cyber Solusi juga telah tersertifikasi secara nyata melalui ISO 9001 dan ISO 27001. Dengan keseluruhan hal tersebut membuat kami sangat yakin dapat diandalkan untuk menjadi partner dari sisi Cyber Security. Hubungi kami melalui sales@primacs.co.id untuk informasi lebih lanjut dan follow akun social media kami untuk mengetahui informasi mengenai Cyber Security lainnya.

10 views0 comments